Hendrik Setiyaka

Hendrik Setiyaka

Jumat, 29 Oktober 2010

etika berpakian


ETIKA BERPAKAIAN















                    
                        



                                                                Penyusun:

1.      Susani (090101098)
2.      Supratman (090101342)
3.      Lucyana Miftha (090101337)
4.      Handrik Setyaka(090101343)
5.      Agus Trianto (090101097)
6.      Ade Putra K (090101346)






SEKOLAH TINGGI INFORMASI MANAJEMEN INFORMATIKA
STMIK DUTA BANGSA , JLN.BHAYANGKARA NO 55-57 TIPES,SOLO



BAB 1
PENDAHULUAN

  1. LATAR BELAKANG
Manusia membutuhkan pakaian (sandang) untuk memenuhi kebutuhan hidup pokok dasar sehari-hari di samping kebutuhan akan tempat tinggal (papan) dan makanan (pangan). Pakaian dapat memberikan keindahan, proteksi dari penyakit, kenyamanan, dan lain sebagainya. Tanpa baju/pakaian dapat mengakibatkan seseorang dikatakan gila.
Kesopanan pada umumnya mencakup empat keutamaan salah satunya adalah. kesopanan dalam berbusana. Prinsip sopan adalah tidak menyinggung perasaan orang lain serta tidak membiarkan diri menjadi peluang dosa bagi orang lain. Seorang yang sopan akan menghormati anugerah Allah, yakni Ia akan memelihara serta melindungi tubuh dan jiwanya sebaik mungkin, dan dengan demikian orang tersebut akan memelihara serta melindungi segi jasmani dan segi rohani dari keberadaannya. Penghormatan yang demikian berarti menerima batasan-batasan tertentu yang mengendalikan hubungannya dengan orang lain. Menerima batasan-batasan ini berarti orang perlu menerapkan tata cara berbusana
Sejarah busana lahir seiring dengan dengan sejarah peradaban manusia itu sendiri. Oleh karenanya, busana sudah ada sejak manusia diciptakan. Kesimpulan ini dapat diambil dari firman Allah SWT, "Wahai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syetan sebagaimana ia telah mengeluarkan ibu-bapakmu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya."
Busana memiliki fungsi yang begitu banyak, dari menutup anggota tertentu di tubuh hingga penghias tubuh. Sebagaimana yang telah diterangkan pula oleh Allah dalam Al-Qur'an, yang mengisyaratkan akan fungsi busana, "Wahai anak Adam (manusia), sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi (aurat) tubuhmu dan untuk perhiasan."
Dari tata cara, bentuk, dan mode berbusana, manusia dapat dinilai kepribadiannya. Dengan kata lain, cara berbusana merupakan cermin kepribadian seseorang.
Konsekwensi sebagai manusia agamis adalah berusaha semaksimal mungkin untuk melaksanakan segala perintah Allah dan meninggalkan segala larangan agamanya. Salah satu bentuk perintah agama Islam adalah perintah untuk mengenakan busana yang menutup seluruh aurat yang tidak layak untuk dinampakkan pada orang lain yang bukan muhrim. Dari situlah akhirnya muncul apa yang disebut dengan istilah "Busana Muslimah".
Busana muslimah adalah busana yang sesuai dengan ajaran Islam, dan pengguna gaun tersebut mencerminkan seorang muslimah yang taat atas ajaran agamanya dalam tata cara berbusana. Busana muslimah bukan hanya sekedar simbol, melainkan dengan mengenakannya, berarti seorang perempuan telah memproklamirkan kepada makhluk Allah akan keyakinan, pandangannya terhadap dunia, dan jalan hidup yang ia tempuh, dimana semua itu didasarkan pada keyakinan mendalam terhadap Tuhan Yang Mahaesa dan Kuasa.


BAB II
PENGERTIAN BERBUSANA

A.    PENGERTIAN BUSANA
Busana ialah segala sesuatu yang kita pakai mulai dari kepala sampai ke ujung kaki.. Didalam hal ini termasuk :
1)      Semua benda yang melekat di badan seperti : baju, sarung dan kain panjang.
2)      Semua benda yang melengkapi dan berguna bagi si pemakai seperti : selendang, topi, sarung tangan, kaos kaki, sepatu, tas, ikat pinggang didalam istilah asing disebut millineries.
3)      Semua benda yang gunanya menambah keindahan bagi si pemakai, seperti : hiasan rambut, giwang, kalung, bros, gelang dan cincin. Didalam istilah asing lebih dikenal dengan istilah accessories.

B.     TUJUAN BERBUSANA
Seseorang berbusana tentunya memiliki tujuan diantaranya
1)      Busana merupakan cermin bagi sipemakai. Artinya kita dapat mengatakan sipemakai dari daerah mana, dari negara mana.
2)      Busana yang sedang dipakai memberi ciri untuk kesempatan apa dan waktunya pagi, siang, sore dan malam
3)      Busana dapat memberi kesan anggun, luwes, sportif, lebih gemuk dan lebih cerah.
Dengan tidak kita sadari orang berlomba berbusana sebaik-baiknya untuk menampilkan kesan yang diinginkan sesuai dengan jasmani, rohani, kesempatan dan waktu.

C.     FUNGSI DARI BUSANA
Busana memiliki beberapa fungsi, diantaranya :
1)      Memenuhi kebutuhan kesusilaan dan kebudayaan suatu bangsa yang berkebudayaan dan menunjang tinggi kesusilaan, pasti menempatkan busana sebagai kebutuhan utama
2)      Memenuhi kebutuhan kesehatan Busana gunanya untuk melindungi badan dari udara dingin, panas, angin (artinya sesuai dengan iklim).
3)      Memenuhi kebutuhan keindahan Artinya busana dapat membuat diri seseorang kelihatan indah, dapat menutupi bagian-bagian badan yang kurang ideal.

D.    TATA BUSANA
1.      Tata Busana Pria
Ibu-ibu perlu mengenal tata busana pria agar dapat memonitor cara suami kita berpakaian. Busana pria di Indonesia banyak terpengaruh oleh budaya barat. Di ujung bawah undangan, sering tertera pakaian apa yang harus dikenakan, bebas rapi, PSL, Black Tie, dsb. Apa artinya semuanya ini?
Bebas rapi dalam bahasa lnggris istilahnya Casual. Bagi Indonesia celana panjang dengan kemeja lengan pendek atau panjang, kemeja batik atau tenun ikat. Di dunia barat, pakaian sehari-hari umpamanya celana panjang dengan jaket sport, blazer atau sweater, kini juga sering dipakai yang dinamakan T-shirt berkerah yang berkualitas.
Sopankah bila lengan kemeja digulung, jika bertamu ditempat orang yang lebih tua dan lebih tinggi kedudukannya ? Lebih baik lengan dikancing dengan benar, jika berkunjung pada atasan atau yang kita hormati, sebab lengan yang digulung berkesan kurang rapi.
2.      Tata Busana Wanita
Cara berbusana mencerminkan kepribadian seseorang, meskipun berbusana itu sama pentingnya bagi pria dan wanita, akan tetapi biasanya diutamakan busana wanita baik dari segi artistik maupun dari segi komersial. Karena berbusana tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat, tata krama berpakaian menjadi suatu yang patut diketahui. Berpakaian luwes dan serasi membuat orang merasa yakin diri.


BAB III
PERMASALAHAN

A.    ETIKAT DALAM BERPAKAIAN
1.      Menutup Aurat Bagian Tubuh
Saat ini banyak kita jumpai gadis dan wanita yang tidak menutup aurat dengan bajunya, sehingga dapat memunculkan rangsangan kepada kaum laki-laki yang melihatnya. Ada banyak pilihan pakaian yang tertutup dan sopan yang bisa digunakan tanpa mengurangi kecantikan perempuan. Seharusnya pemerintah memberikan teguran dan hukuman bagi orang-orang yang mengumbar tubuhnya.
2.      Sesuai Dengan Tujuan, Situasi dan Kondisi Lingkungan
Jika ingin sekolah gunakanlah pakaian seragam sekolah, bukan pakaian untuk tidur (piyama), renang, kerja, dan lain-lain. Apabila suhu di luar rumah sangat dingin, gunakanlah jaket yang tebal, bukan memakai pakaian tipis.
3.      Tampak Rapi, Bersih, Sehat, dan Ukurannya Pas
Pakaian yang dipakai sebaiknya pakaian yang telah dicuci bersih, disetrika rapi dan jika dipakai tidak kebesaran maupun kekecilan. Pakaian yang kotor merupakan sarang penyakit bagi kita diri sendiri maupun kepada oang lain yang ada di sekitarnya.
4.      Tidak Mengganggu Orang Lain
Pakailah baju-baju yang biasa-biasa saja tidak mengganggu akivitas maupun kenyamanan orang lain. Misalnya menggunakan gaun wanita dengan ekor puluhan meter sangat tidak pantas jika kita gunakan di tempat seperti di bus umum.


5.      Tidak Melanggar Hukum Negara dan Hukum Agama
Sebelum memakai pakaian ada baiknya diingat-ingat dulu hukum di dalam maupun di luar negeri. Hindari memakai pakaian yang bertentangan dengan adat istiadat, hukum budaya yang berlaku di tempat tersebut. Di mana bumi di pajak, di situ langit di junjung.

B.     BUDAYA DAN ESENSI BUSANA
Berbicara tentang mode, berarti berbicara tentang seni. Berbicara tentang seni, berarti berbicara tentang budaya. Sedangkan pokok bahasan budaya berarti tidak lepas dari pembicaraan tentang manusia, sebagai pelaku sekaligus obyek budaya. Atas dasar itulah, dapat diambil konklusi bahwa, berbicara tentang mode tidak akan lepas dari pembicaraan tentang esensi manusia sebagai pondasi dasarnya, dan kesempurnaan manusia sebagai tujuan akhir segala bentuk ketaatan. Semua ini memiliki hubungan vertikal yang sangat erat kaitannya antara satu dengan lainnya.
Melihat dari fenomena keragaman budaya yang ada di dunia ini, yang terkadang antara satu budaya dengan yang lain saling bertentangan, maka perlu ada parameter khusus yang menjadi tolok ukur persesuaian budaya-budaya yang ada dengan esensi dasar manusia. Sehingga dari situ akan jelas, manakah budaya yang masih sesuai dengan esensi dasar manusia, dan manakah yang telah menyimpang darinya?
Manusia memiliki dua dimensi; dimensi lahiriah (bersifat materi), dan dimensi batiniah (non-materi) yang biasa disebut dengan jiwa/ruh. Menurut pandangan dunia agamis, kesempurnaan sejati manusia bukan terletak pada kesempurnaan sisi materi, akan tetapi, kesempurnaan sisi non-materilah yang menjadi tolok ukur kesempurnaan manusia. Oleh karena itu, dapat diambil kesimpulan bahwa, esensi dasar manusia pun terletak pada sisi non-materi dan jiwanya. Maka, kesempurnaan manusia terletak pada kesempurnaan jiwa dan ruhnya, bukan terletak pada kesempurnaan sisi materinya. Namun, hal ini bukan berarti sisi materi manusia harus diterlantarkan. Karena bagaimana pun juga, sisi materi dan lahiriah manusia pun memiliki peran penting dalam memberikan lahan pada kesempurnaan jiwanya.
Tanpa dimensi materi, kesempurnaan sejati manusia, yang terletak pada sisi non-materi, tidak akan terwujud. Terbukti, semua ajaran agama tidak akan terlaksana tanpa bantuan sisi zahir dan materi manusia. Sisi non-materi yang menjadi esensi terpenting dari manusia adalah akal dan fitrah. Dengan dua hal itulah, akhirnya manusia dinobatkan sebagai makhluk yang paling utama dari sekian banyak makhluk-makhluk Tuhan. Akal yang lebih banyak berfungsi untuk membedakan baik dan buruk, dan fitrah yang selalu menyeru kepada kebenaran, kebaikan, keindahan, dan kesempurnaan, adalah modal utama kesempurnaan manusia. Jika dua hal itu diterlantarkan, niscaya manusia tidak layak disebut sebagai manusia seutuhnya.
Agama tidak pernah melarang manusia untuk mengikuti mode. Karena mode dan seni adalah salah satu pengejawantahan dari budaya. Sedangkan budaya adalah bagian primer dari kehidupan manusia, dimana tanpa budaya manusia tidak akan dapat menuju kesempurnaan yang diidamkan oleh hati sanubari setiap manusia berakal sehat. Akan tetapi, Islam adalah agama yang hendak membebaskan manusia dari berbagai bentuk perbudakan dan keterkekangan dari segala macam belenggu, termasuk diperbudak dan dikekang oleh mode. Mode tidak lebih hanya sekedar sarana untuk mencapai kesempurnaan, bukan tujuan utama.
Lantas, mode, seni, dan budaya yang bagaimanakah yang mampu menghantarkan manusia kepada kesempurnaan manusia? Hanya budaya yang bersumber dari akal sehat dan fitrah suci manusia saja yang mampu menghantarkan manusia kepada kesempurnaan sejatinya, bukan dari nafsu hewani yang hanya menjurus pada bidang material saja. Dari situ, dapat diambil benang merah bahwa, segala jenis mode yang bersumber dari akal dan fitrahlah yang mampu menghantarkan manusia untuk dapat menuju kesempurnaannya sebagai manusia. Dengan kata lain, manusia akan menjadi 'manusia' dengan budaya akal dan fitrah. Sebaliknya, manusia akan menjadi 'hewan' jika hanya menitikberatkan pada budaya hewani yang lebih menonjolkan keindahan zahir dan sisi glamournya saja.
Sebagaimana yang telah diketahui dalam pokok-pokok bahasan teologi bahwa, gabungan antara ajaran akal dan fitrah ini hanya terwujud pada ajaran agama. Dan karena agama di sisi Allah hanyalah Islam, maka mode, seni, dan budaya yang Islami-lah yang mampu menghantarkan manusia kepada kesempurnaannya.
Dari penjelasan di atas, akhirnya muncul apa yang disebut dengan mode Islami, seni Islami, dan budaya Islam yang "Busana Muslimah" adalah salah satu bagian dari wujud luaran (ekstensi) konsep tersebut. Walaupun dalam perwujudan busana muslimah akan berbeda dan dapat disesuaikan dengan kultur wilayah masing-masing, namun terdapat kriteria universal dan batasan umum sebuah busana agar masuk kategori busana muslimah, antara lain; bukan busana yang membuat 'menarik perhatian' atau 'aneh', baik dari sisi warna maupun bentuk (syuhrat), tidak transparan, dan lain sebagainya.
Semua ini kembali kepada hikmah yang tersirat dalam hijab Islami, bahwa hijab berfungsi sebagai penjagaan, bukan bentuk pemenjaraan dan pengekangan. Dengan hijab Islami, wanita dikenal dari sisi insanialnya, bukan sisi gendernya. Dengan hijab Islami, wanita dipandang dengan pandangan Ilahi, bukan pandangan syahwani.

C.     ETIKA DAN AGAMA
Sebagaimana klaim konsep Islam sebagai agama paripurna, maka konsekuensinya adalah agama tersebut harus mencakup segala aspek kehidupan manusia. Oleh karenanya, tiada satu fenomena pun di alam ini kecuali terdapat hukumnya dalam agama tersebut, termasuk masalah etika dan budaya. Di sisi lain, dilihat dari segi istilah, kata etika mencakup tata krama (adab) yang disesuaikan dengan kearifan lokal dan adat istiadat setempat. Etika juga mencakup akhlak yang banyak dipengaruhi oleh norma-norma agamis yang bersifat global. Etika dengan pengertian pertama di atas tadi, selama tidak bertentangan dengan ajaran dan norma agama, maka selayaknya dijunjung tinggi dan dilestarikan.
Jadi, sebagai orang agamis, hanya norma dan ajaran agamalah yang menjadi filter atas tata krama dan adat istiadat lokal. Hal itu dikarenakan, keyakinan kita akan kebenaran agama dan konsekwensi kita sebagai pemeluk agama Ilahi. Sedangkan berkaitan dengan etika yang berarti akhlak, dimana Islam sendiri sangat menjunjung tinggi akhlak ini, sehingga disebut sebagai penyebab diutusnya Rasul Islam sebagai penyempurna akhlak mulia, maka dapat dipastikan ia sangat sesuai dengan ajaran akal dan seruan fitrah.
Etika dalam pengertian ini bersifat universal, global, dan tidak dipengaruhi oleh batasan-batasan geografis, budaya lokal dan adat istiadat setempat. Dari sini jelaslah bahwa antara etika, dengan dua pengertian di atas, tidak mungkin terpisah dengan ajaran agama, harus tetap "dalam bingkai ajaran agama" dengan arti yang luas.
Usaha apa pun untuk memisahkan antara etika dan agama dengan mendahulukan salah satu dari yang lainnya, sama halnya dengan pencampakkan agama itu sendiri. Dari sini akhirnya, antara berbusana muslimah dengan menjaga etika Islam pun harus ada keselarasan.
BAB III
KESIMPULAN

Dari tulisan ringkas ini, dapat diambil kesimpulan bahwa, mode, seni, budaya, dan etika yang masih masuk dalam bingkai ajaran agamalah yang sanggup menghantarkan manusia pada kesempurnaan hakiki sebagai manusia, termasuk dalam masalah mode busana yang berfungsi menjaga etika kepada Allah dan lingkungan sekitar, terkhusus sesama komunitas manusia.
Dari sini pula akhirnya muncul apa yang disebut dengan "Mode Busana Muslimah" yang masih masuk dalam koridor ajaran agama Islam. Dan dikarenakan ajaran agama Islam bersumber dari Dzat Yang Mahasuci dan Sakral, maka mode busana yang bersandar pada ajaran sakral itu pun bersifat sakral pula.
Jadi, segala bentuk pelecehan terhadap busana muslimah, dengan berbagai modenya yang masih masuk kategori busana muslimah, sama halnya dengan melecehkan ajaran agama Allah. Selain itu, menyebarkan budaya busana muslimah, sama halnya dengan menyebarkan salah satu ajaran Allah.

Senin, 25 Oktober 2010

Computer Based Information System (CBIS)



A. Pengertian CBIS
Sistem Informasi Berbasis Komputer atau Computer Based Information System (CBIS) merupakan sistem pengolahan suatu data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dapat dipergunakan sebagai alat bantu yang mendukung pengambilan keputusan, koordinasi dan kendali serta visualisasi dan analisis. Beberapa istilah yang terkait dengan CBIS antara lain adalah data, informasi, sistem, sistem informasi dan basis komputer. Berikut penjelasan masing-masing istilah tersebut.
Data
Data merupakan deskripsi dari sesuatu dan kejadian yang kita hadapi.Jadi pada intinya, data merupakan kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian dan merupakan kesatuan nyata yang nantinya akan digunakan sebagai bahan dasar suatu informasi.
Informasi
Informasi merupakan hasil dari pengolahan data menjadi bentuk yang lebih berguna bagi yang menerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian nyata dan dapat digunakan sebagai alat bantu untuk pengambilan suatu keputusan.
Sistem
Sistem merupakan entitas, baik abstrak maupun nyata, dimana terdiri dari beberapa komponen yang saling terkait satu sama lain. Objek yang tidak memiliki kaitan dengan unsur-unsur dari sebuah sistem bukanlah komponen dari sistem tersebut.
Sistem Informasi
Sistem Informasi merupakan sistem pembangkit informasi. Dengan integrasi yang dimiliki antar subsistemnya,sistem informasi akan mampu menyediakan informasi yang berkualitas, tepat, cepat dan akurat sesuai dengan manajemen yang membutuhkannya.
Berbasis Komputer
Sistem Informasi “berbasis komputer” mengandung arti bahwa komputer memainkan peranan penting dalam sebuah sistem informasi. Secara teori, penerapan sebuah Sistem Informasi memang tidak harus menggunakan komputer dalam kegiatannya. Tetapi pada prakteknya tidak mungkin sistem informasi yang sangat kompleks itu dapat berjalan dengan baik jika tanpa adanya komputer. Sistem Informasi yang akurat dan efektif, dalam kenyataannya selalu berhubungan dengan istilah “computer-based” atau pengolahan informasi yang berbasis pada komputer.
B. Era Globalisasi dan Tingginya Tingkat Kompetisi
Beberapa strategi yang dapat dilakukan setiap perusahaan untuk dapat
memenangkan kompetisi yang dilakukan di era yang penuh gejolak ini.
1. Penguasaan teknologi untuk menghasilkan produk barang maupun jasa.
2. Peningkatan kualitas sumber daya manusia.
3. Marketplace yang tepat.
4. Terbentuknya sistem informasi yang akurat untuk membantu setiap pengambilan keputusan.
C. Sub Sistem dari Sistem Informasi Berbasis Komputer
Sub sistem dari CBIS adalah :
1. Sistem Informasi Akuntansi
2. Sistem Informasi Manajemen
3. Sistem Pendukung Keputusan
4. Automasi Kantor (Virtual Office)
5. Sistem Pakar

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (SIA)
SIA adalah sistem informasi yang melaksanakan aplikasi akuntansi perusahaan, yaitu sebagai pengolah data perusahaan, Perusahaan tidak dapat memilih untuk menggunakan SIA atau tidak, sistem ini merupakan keharusan. Semua perusahaan pada dasarnya melaksanakan prosedur-prosedur yang sama. SIA lebih berorientasi pada data dibanding pada informasi, walaupun ada beberapa informasi yang dihasilkan. SIA menyediakan database bagi sisten informasi lain.
SIA adalah satu-satunya sistem informasi yang bertanggung jawab memenuhi kebutuhan informasi di luar perusahaan, meyediakan informasi untuk seluruh lingkungan kecuali pesaing.
Tugas utama sistem informasi ini adalah:
• Pengumpulan data
• Manipulasi data
• Penyimpanan data
• Menyediakan dokumen
Pengumpulan Data
Setiap tindakan yang dilakukan oleh perusahaan yang melibatkan elemen lingkungan maka kegiatan tersebut disebut dengan transaksi, tindakan tersebut dijelaskan dengan sebuah catatan data, pencatatan ini dikenal dengan istilah pengolahan transaksi. Sistem pengolahan data mengumpulkan data yang menjelaskan setiap tindakan internal perusahaan dan transaksi lingkungan perusahaan.
Manipulasi Data
Adalah tugas yang berupa pengubahan data menjadi informasi. Manipulasi data meliputi:
• Classification, identifikasi dan pengelompokan data menggunakan pengkodean terhadap catatan transaksi.
• Sorting, penyusunan sesuai urutan tertentu berdasarkan kode atau elemen data lainnya.
• Calculating, operasi aritmetika dan logika yang dilakukan pada eleem data.
• Summarizing, penyimpulan data sehingga dihasilkan total, rata-rata dan lain-lain.
Penyimpanan Data
Data yang telah dicatat kemudian disimpan dalam media penyimpanan sekunder, dan diintegrasikan secara logis dalam bentuk database.
Penyediaan Dokumen
SIA menghasilkan informasi untuk individu atau organisasi baik didalam maupun diluar perusahaan, yang dipicu oleh dua hal, yaitu:
• Tindakan, yaitu output yang dihasilkan jika terjadi sesuatu.
• Waktu, yaitu output yang dihasilkan pada saat tertentu.
Karakteristik SIA
• Melaksanakan tugas yang diperlukan.
• Berpegang pada prosedur yang relatif standar.
• Menangani data yang rinci.
• Berfokus pada historis.
• Menyediakan informasi pemecahan masalah minimal.
Peran SIA Dalam CBIS
• SIA menghasilkan beberapa output informasi dalam bentuk laporan akuntansi standar.
• SIA menyediakan database yang lengkap untuk digunakan dalam pemecahan masalah.
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (SIM)
Adalah suatu sistem berbasis database komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang serupa. Para pemakai biasanya membentuk suatu entitas formal perusahaan atau subunit dibawahnya,
Sumber daya SIM
Informasi menjelaskan perusahaan atau salah satu sistem perusahaan tentang apa yang telah terjadi di masa lalu, apa yang sedang terjadi sekarang, dan apa yang mungkin terjadi di masa yang akan datang. Informasi tersebut tersedia didalam laporan periodik, laporan khusus, dan hasil simulasi matematika, output informasi tersebut digunakan manajer saat mereka membuat keputusan untuk pemecahan masalah.
Semua informasi tersebut memiliki karakteristik yang sama untuk bidang area fungsional (marketing, manufaktur, sdm, dan keuangan), level manajemen (operational, manajerial, dan strategis), dan user (manajer atau non manajer) SIM informasi memperoleh data dari database, dimana database tersebut berisi data dan informasi dari SIA dan dari lingkungan.
Suatu SIM bisa juga merupakan suatu sistem informasi antar organisasi (IOS) jika SIM terkoneksi dengan SIM pada perusahaan lain misalnya dengan Suplier.
SIM dan SIA
SIM menggunakan data yang disediakan SIA dalam database, dan informasi lain yang berasal dari lingkungan. Isi dari database tersebut digunakan oleh software untuk membuat laporan periodik dan laporan khusus, serta model matematika untuk mensimulasikan aspek operasi perusahan, Berbeda dengan SIA, SIM tidak berkewajiban menyediakan informasi bagi lingkungan.
SIM & EntIS
SIM akan terbentuk secara utuh jika semua sistem informasi organisasi telah terbentuk dan terkoneksi satu sama lain. Data dan informasi disimpan dalam satu database yang sama dan dapat dipergunakan pada area fungsional yang lain. SIM merupakan dasar terbentuknya sistem informasi yang lebih canggih dan kompleks yang baru berkembang dalam beberapa tahun terakhir, yaitu Sistem Informasi Perusahaan dikenal juga dengan nama Enterprise Information System (EntIS)
Software Pembuat Laporan

Software pembuat laporan adalah perangkat lunak yang digunakan untuk menghasilkan laporan periodik dan laporan khusus. Dari bentuknya laporan periodik dan laporan khusus mungkin terlihat sama. Perbedaan terdapat dari timeliness dan time horizon.Laporan periodik disiapkan sesuai jadwal tertentu, SIM periode awal terbatas pada penyediaan laporan periodik saja, tetapi hal ini menjadi sukar diterima ketika SIM telah menerapkan HRIS dan EIS.
Laporan khusus disediakan jika terjadi sesuatu yang luar biasa, sepertl laporan kecelakaan di manufaktur, atau laporan tertentu yang diperoleh dari query database. Laporan khusus biasanya mengambarkan sesuatu yang sedang terjadi atau baru saja terjadi, berbeda dengan laporan periodik yang lebih berorientasi pada masa lalu atau apa yang telah terjadi.Laporan bisa juga merupakan gabungan dari laporan periodik dan laporan khusus, misalnya untuk membandingkan pendapatan pada saat ini dengan laporan pada periode yang sama tahun sebelumnya. Laporan seperti ini disebut dengan Management by exception.
Management by exception dapat dimasukan kedalam laporan dalam empat cara yaitu.
• Laporan jika terjadi pengecualian, seperti pada contoh berikut, data yang ditampilkan hanya untuk data lembur saja.
• Laporan menggunakan urutan untuk menonjolkan suatu pengecualian. Laporan berikut memperlihatkan komoditas mana yang memiliki nilai penjualan terbesar sampai terkecil.
• Laporan berdasarkan pengelompokan suatu pengecualian. Laporan dirancang sehingga manajer dapat mencari perkekecualian pada area tertentu, misalnya jika dia ingin melihat piutang yang berumur lebih dari 90 hari.
• Laporan yang menunjukan variansi dari normal, misalnya laporan yang ingin menunjukan berapa perbedaan antara arget penjualan dan penjualan sebenarnya.

Model Matematika
Jenis software SIM kedua berbentuk model matematika. Model matematika dapat dikategorikan dalam tiga karakteristik yaitu pengaruh waktu, tingkat keyakinan, dan kemampuan optimisasi. Model matematika berdasarkan pengaruh waktu dapat dibedakan menjadi model statis atau dinamis, model dinamis memiliki variabel waktu, sehingga hasil simulasi akan berdasarkan pada periode analisisnya. Model matematika berdasarkan tingkat keyakinan, mencakup model deterministik atau model probabilistik. Model deterministik adalah model yang hasilnya akan diketahui dengan pasti jika nilai variabel-variabel yang membentuknya diketahui. Model probabilistik akan menghasilkan kemungkinan-kemungkinan walaupun variabel yang membentuknya diketahui dengan pasti.
Model berdasarkan kemampuan optimasi dibedakan menjadi model optimasi atau suboptimasi. Model optimasi adalah model yang dapat memilih solusi terbaik dari berbagai alternatif, untuk mencapai model ini masalah harus memiliki struiktur yang sangat baik. Model suboptimasidisebut juga model satisficing model, memungkinkan manajer memasukan serangkaian keputusan dan model akan memproyeksikan hasilnya, model ini tidak mengidentifikasi keputusan terbaik melainkan membantu manajer memutuskan hal itu.
Model EOQ adalah model yang memiliki karakteristik statis, deterministik, dan optimasi.

Kelebihan dan Kelemahan Model Matematika
Seorang manajer yang menggunakan model matematika akan memperoleh keuntungan:
• Pembuatan model merupakan pengalaman belajar.
• Kecepatan simulasi menyediakan kemampuan untuk mengevaluasi dampak keputusan secepat mungkin dibanding menunggu setelah keputusan dibuat.
• Model menyediakan daya prediksi yang tidak dapat disediakan oleh metode penghasil informasi lain.
• Model lebih murah dari pada metode trial and error. Pembuatan model memang mahal tetapi tidak artinya dibanding dampak dari keputusan yang buruk.
Kelemahan utama penggunaan model matematika:
• Tingkat kesulitan yang tinggi dalam pembuatan model sistem bisnis sering menghasilkan tidak mencakup semua faktor yang mempengaruhi. Hilangnya faktor dominan akan sangat mempengaruhi kualitas informasi yang dihasilkannya.
• Dibutuhkan tingkat keahlian matematik yang tinggi untuk mendapatkan model yang tepat. Identifikasi faktor secara lengkap tidak akan berguna jika pemodel tidak memiliki kemampuan untuk menghubungkannya dengan operator-operator matematika yang tepat.
Output Model
Simulasi model dapat disajikan dalam dua bentuk tampilan output yaitu:
• Output tabel, yaitu output berupa tampilan huruf dan angka yang digunakan jika semua data perlu ditampilkan.
• Output Grafik, muncul setelah era komputer WYSIWYG, di rintis oleh Lotus dam Microcomputer. Kini tampilan grafik menjadi suatu fiturt wajib yang harus disediakan sistem informasi.
Grafik memiliki kemampuan untuk:
• Menyimpulkan dengan cepat
• Mendeteksi trend dari waktu ke waktu.
• Meramalkan suatu kejadian.
• Mencari gambaran sederhana dari suatu situasi.
Memilih grafik yang baik menurut Jarvenpaa & Dicson adalah:
• Diagram garis/batang, digunakan untuk menyimpulkan data.
• Diagram garis/batang berkelompok, untuk melihat trend.
• Diagram batang berkelompok lebih baik dari pie chart, untuk menyajikan bagian-bagian dari suatu keseluruhan.
• Diagram garis/batang berkelompok, baik untuk membandingkan berbagai pola variabel dibanding diagram garis/batang bertumpuk.
• Gunakan batang horisontal dari pada batang vertikal saat membandingkan berbagai variabel.
• Tempatkan nilai pada ujung batang horisontal untuk memudahkan pembacaan.
• Gunakan garis tunggal atau batang untuk membandingkan titik-titik data individual antara variabel.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN (Decision Support System)
Dalam upaya memecahkan masalah seorang problem solver akan banyak membuat keputusan. Keputusan harus diambil untuk menghindari atau mengurangi dampak negatif atau untuk memanfaatkan peluang.
Keputusan terbagi menjadi:
• Keputusan terprogram, bersifat berulang dan rutin.
• Keputusan tak terprogram, bersifat baru dan tidak terstruktur, tidak ada metode pasti untuk menanganinya karena belum pernah terjadi sebelumnya.
Manajer melakukan empat tahap pengambilan keputusan, yaitu:
• Kegiatan Intelejen, mengamati lingkungan untukmencari kondisi yang perlu diperbaiki.
• Kegiatan Merancang, menemukan, mengembangkan, dan menganalisis berbagai alternatif tindakan yang mungkin.
• Kegiatan Memilih, memilih salah satu rangkaian tindakan diantara alternatif.
• Kegiatan Review, menilai pilihan-pilihan yang lalu.

Jenis DSS
Jenis pertama hanya memungkinkan manajer mengambil elemen keputusan, seperti bertanya berapa jumlah penjualan wilayah X.
• Jenis kedua menungkinkan memperoleh laporan khusus dari suatu file, misalnya laporan persediaan.
• Jenis ketiga memungkinkan manajer mendapat laporan yang berasal dari berbagai file, seperti laporan laba rugi.
• Jenis keempat memungkinkan manajer melihat dampak-dampak berbagai keputusan. Misalnya perubahan harga produk dan implikasinya terhadap keuntungan.
• Jenis kelima memungkinkan manajer menerima usulan keputusan, misalnya memperolah harga jual optimal yang diproleh dari sebuah model matematika.
• Jenis keenam adalah DSS yang mampu memberikan keputusan, misalnya komputer yang memutuskan besarnya premi untuk nasabah berusia dibawah 25, bekerja di Trans Am, Tinggal Di Houston dll.
Tiga DSS pertama cukup dengan menggunakan database query, sedangkan tiga terakhir harus menyertakan model matematika.
Tujuan DSS
• Membantu manajer membuat keputusan untuk pemecahan masalah semi terstruktur.
• Mendukung penilaian manajer bukan mencoba menggantikannya.
• Meningkatkan efektifitas pengambilan keputusan manajer dari pada efisiensinya.
SISTEM PAKAR (ES)
Sistem pakar (Expert System) adalah sebuah sistem informasi yang memiliki intelegensia buatan (Artificial Intelegent) yang menyerupai intelegensia manusia. Sistem pakar mirip dengan DSS yaitu bertujuan menyediakan dukungan pemecahan masalah tingkat tinggi untuk pemakai. Perbedaan ES dan DSS adalah kemampuan ES untuk menjelaskan alur penalarannya dalam mencapai suatu pemecahan tertentu. Sangat sering terjadi penjelasan cara pemecahan masalah ternyata lebih berharga dari pemecahannya itu sendiri.
Karakteristik Sistem Pakar
• Memiliki kemampuan belajar atau memahami masalah dari pengalaman.
• Memberikan tanggapan yang cepat dan memuaskan terhadap situasi baru.
• Mampu menangani masalah yang kompleks (semi terstruktur).
• Memecahkan masalah dengan penalaran.
• Menggunakan pengetahuan untuk menyelasaikan masalah.

Bagian Sistem Pakar
User Interface, adalah bagian yang memungkinkan manajer mamasukan instruksi dan informasi kedalam dan menerima informasi dari sistem pakar.
1. Input terdapat empat metode yaitu
• Menu
• Commands
• Natural Languange
• Customized Interfaces
2. Output Sistem Pakar , antara lain:
• Penjelasan dari pertanyaan
• Penjelasan dari penyelesaian masalah
3. Knowledge Base, adalah bagian yang memuat fakta-fakta yang menjelaskan area masalah, dan juga teknik menerangkan masalah yang menjelaskan bagaimana fakta-fakta tersebut cocok satu dengan yang lain dalam urutan yang logis. Istilah problem domain digunakan untuk menjelaskan area masalah.
4. Interference Engine, adalah bagian dari sistem pakar yang melakukan penalaran dengan menggunakan isi knowledge base berdasarkan urutan tertentu. Selama konsultasi, interference engine menguji aturan-aturan satu persatu dan ketika kondisi benar naka satu tindakan diambil.
5. Development Engine, adalah alat yang digunakan untuk menciptakan sistem pakar, dalam hal ini dua alat yang biasa digunakan adalah bahasa pemrograman dan ES shell.
Contoh Sistem Pakar
• XSEL, Sistem pakar yang bertindak sebagai asisten penjual di agen penjualan komputer DEC, yang membantu pelanggan memilih komputer yang sesuai dengan kebutuhannya.
• MYCIN, Sistem pakar yang dikembangkan di Stanford University tahun 19870-an dengan tujuan membantu petugas medis dalam mendiagnosa penyakit yang disebabkan bakteri.
• PROSPECTOR, Sistem yang diciptakan Richard Duda, Peter Hard, dan Rene Reboh tahun 1978 yang menyediakan kemampuan seorang ahli geologi.
AUTOMASI KANTOR (OA)
Automasi kantor kini disebut dengan istilah kantor virtual, mencakup semua sistem elektronik formal dan informal terutama berkaitan dengan komunikasi informasi ke dan dari orang –orang didalam maupun diluar perusahaan. Pengguna OA dibagi menjadi empat kategori yaitu:
• Manajer, yang bertanggung jawab dalam mengelola sumber daya perusahaan.
• Profesional, tidak mengelola tetapi menyumbangkan keahlian khusus yang membedakan mereka dengan sekretaris dan pegawai administrasi.
• Sekretaris, ditugaskan untuk membantu pekerja terdidik (Manajer & Profesional) untuk melaksanakan berbagai tugas korespondensi, menjawab telepon, dan mengatur jadwal pertemuan.
• Pegawai Administrasi, melaksanakan tugas-tugas untuk sekretaris, seperti mengioperasikan mesin fotokopi, menyususn dokumen, menyimpan dokumen, dan mengirim surat.
Tujuan OA
• Menghindari Biaya, komputer tidak dapat menggantikan pegawai saat ini, tetapi setidaknya menunda penambahan poegawai yang diperlukan untuk menangani penambahan beban kerja,
• Pemecahan Masalah kelompok, memberikan kontribusi untuk komunikasi antar manajer
• Pelengkap, OA tidak dapat menggantikan komunikasi interpersonal tradisional seperti tatap muka, percakapan telepon, tulisan memo, dan sejenisnya, tetapi OA bersifat melengkapi sehingga jika dikombinasikan dengan media tradisional akan memberikan sinergi.
Aplikasi OA
• Word Processing
• E-Mail
• Voice Mail
• Electronic Calendaring
• Audio Conferencing
• Video Conferencing
• Computer Conferencing
• Facsimile
• Videotex
• Imaging
• Desktop Publishing
D. Kontribusi CBIS
Saat ini sistem informasi merupakan isu yang paling penting dalam pengendalian manajemen. Hal ini disebabkan karena tujuan dari pengendalian manajemen adalah untuk membantu manajemen dalam mengkoordinasi subunit-sub unit dari organisasi dan mengarahkan bagian-bagian tersebut untuk mencapai tujuan perusahaan. Dua hal yang menjadi perhatian dari definisi diatas adalah mengkoordinasi dan mengarahkan. Tentu saja dalam dua proses tersebut diperlukan satu sistem agar proses koordinasi dan pengarahan dapat berjalan secara efektif sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai.
Manfaat utama dari perkembangan sistem informasi bagi sistem pengendalian manajemen adalah :
o penghematan biaya (cost saving)
o peningkatan efektivitas (effectiveness)
o pengembangan teknologi (technology development)
o pengembangan personel akuntansi (accounting staff development).
Dengan berbagai manfaat dan kontribusi yang diberikan tersebut, diharapkan setiap perusahaan dapat bertahan dalam arena kompetisi yang semakin ketat.





CARA PENGATURAN MEMORI PD XP

salah satu cara pengaturan memori pada XP

salah satu cara pengaturan memori pada XP adalah dengan membuat virtual memori pada harddisk. hal ini berfungsi untuk membantu pekerjaan yang dilakukan pada RAM sehingga proses yang dikerjakan oleh RAM menjadi lebih enteng.

cara pengaturan memori dapat dilakukan dengan cara :
1. Klik kanan My Computer lalu pilih Properties
2. Setelah masuk system properties pilih tab advance, lalu klik tombol setting pada kolom performance
3. Setelah masuk performance option pilih tab advance lagi, lalu pilih change pada kolom virtual memory
4. Kemudian ubah angka pada initial size menjadi 2 atau 3 kali lipat ukuran RAM yang sebenarnya (physical RAM) , maximal yang dianjurkan 3 kali lipat.
5. Jika sudah, klik tombol set lalu tekan tombol OK kemudian restrat komputer.

sistem kerja dari pengaturan memori dengan metode ini adalah membuat memori bayangan pada hardisk yang membantu kinerja memori yang disebut dengan RAM. memang hal ini menyebabkan size hardisk berkurang namun hal ini dapat membuat kinerja komputer menjadi lebih cepat dan efisien. karena sebagian kinerja memori dilakukan di virtual memori ini.

Kali ini kami akan menjelaskan mengenai fungsi – fungsi pada control panel pada Windows XP dan Windows Mobile 6.1 Standard.






Control Panel pada Windows XP sp3.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhkA55aHjoMyhfKZsUUNZsO0WvpH912rtUdelaV8fd2EkX5zKFogyMiH_-AHVQ5Wfw4OqzXjx93b0gqtom0H1nZL6LHIFdr9wC__eE4RIZagiRliAufqpmuS4FIhTRAQ3bQQv7aYygtqjU/s640/image001.png


Control Panel pada Start Menu




Pada Windows XP SP3, Control Panel terbagi ke dalam 10 Grup dasar yang tiap – tiap grupnya berisi bagian – bagian yang dapat mengatur Windows secara terpisah.

Sedangkan pada Windows Mobile 6.1 Standard, Control Panel terdiri 3 Grup Dasar.

Marilah kita mengupas satu – persatu dari bagian – bagian tersebut.




1. Appearance and Themes.


Pada menu ini terdapat :


a. Color . Color control panel berfungsi untuk mengubah konfigurasi dari setelan warna pada windows (Optional : Color Control Panel didapat dengan mengupdate secara manual Windows XP SP3 anda).


b. Display. Display control panel biasa disebut sebagai display properties, karena bias juga kita akses melalui klik kanan pada area kosong di desktop.


Pada menu display kita dapat :


1) Mengubah Tema Windows,


2) Mengubah Background,


3) Mengganti screen saver,


4) Mengubah management power pada windows, seperti berapa lama waktu yang digunakan sebelum system mematikan layer, HDD, standby, ataupun Hibernate Windows,


5) Mengubah konfigurasi tombol “Power”, dan “Sleep”, serta ketika kita menutup “Lid” pada computer portable kita. Contoh : Ketika tombol “Power” ditekan biasanya Windows akan langsung menshutdown system, tetapi hal ini dapat kita ganti menjadi “Standby”, “Hibernate”, atau system akan menanyakan kepada user apa yang harus windows lakukan,


6) Mengubah Appearance atau yang biasa kita sebut sebagai “Skin Windows”, sebagai informasi Windows XP yang kami gunakan mengguanakan “Corona” sebagai skin-nya,


7) Mengubah Effect pada windows. Windows XP yang digunakan pada layer LCD yang notabene memiliki piksel “kotak – kotak” maka tampilan “kotak – kotak” itu dapat kita hindari dengan effect “clear type™”,


8) Mengubah warna pada windows XP,


9) Jenis huruf / fonts pada windows XP,


10) Mengetahui Monitor apa yang kita gunakan,


11) Mengatur Resolusi pada monitor yang kita gunakan. Resolusi yang didukung windows XP berkisar antara 320x240 sampai 6000x4000 pixel. Tetapi pilihan resolusi akan sangat bergantung pada kemampuan monitor anda ^^,


12) Mengatur resolusi DPI monitor anda. Resolusi monitor yang terlalu besar biasanya menyebabkan tulisan tidak bisa dibaca karena font menjadi terlalu kecil, untuk itu kita dapat mengganti DPI-nya menjadi lebih besar sehingga ukuran font akan menjadi lebih besar, tanpa harus mengubah ukuran font.


c. Folder Options.


Folder options mempunyai fungsi sebagai pengatur bagaimana file – file dan folder pada windows explorer dapat di akses. Pada folder options kita dapat:


1) Mengubah cara kita melihat suatu folder jika kita menggunakan perintah “Open”,


2) Mengubah cara mem-browse folder ketika kita double klik suatu folder. Standard-nya folder yang kita double klik akan terbuka pada jendela yang sama, tetapi kita dapat merubahnya menjadi jendela baru saat kita membuka folder itu,


3) Sebagai mana saat berinternet, windows explorer juga dapat mengaktifkan “satu klik untuk buka, dan di-arahkan untuk memilih”, jika pada saat berinternet kita klik sebuah link, maka akan terbuka halaman yang diarahkan pada link itu, maka pada windows explorer akan membuka isi dari folder / file itu,


4) Kita juga dapat mengubah file – file apa saja yang kita ijinkan untuk ditampilkan dan file – file apa saja yang tidak kita ijinkan untuk ditampilkan,


5) Dalam folder option juga kita dapat memberikan extensi baru pada windows, sehingga file yang berekstensi itu akan langsung dibuka pada program yang kita tentukan.


d. Taskbar and Start Menu.


1) Taskbar.


Menu taskbar dapat mengatur beberapa hal yang berhubungan dengan taskbar windows.


Seperti : Lock, Show Quick Launch, dsb.


2) Start Menu.


Pada menu ini kita dapat memilih untuk menggunakan start menu model lama (Classic Start Menu) atau start menu standard windows. Yang masing – masing start menu dapat kita ubah menurut keinginan kita.


2. Printer and Other Hardware.


a. Game Controllers.


Game controllers berfungsi untuk mengatur perangkat yang berhubungan dengan game / permainan seperti Joystick, Joypad, dsb.


b. Keyboard.


Menu ini memiliki fungsi untuk :


1) Mengatur Repeat Delay pada keyboard,


2) Repeat rate, dan


3) Cursor Blink Rate.


c. Mouse.


Beberapa fungsi pada mouse serta tampilan cursor dapat kita ubah di sini diantaranya :


1) Konfigurasi antara tangan tidak kidal dan tangan kidal,


2) Kecepatan double klik pada mouse,


3) Click lock,


4) Mengganti tampilan cursor pada windows,


5) Kecepatan pointer saat menjelajahi layer monitor,


6) Automatisasi pointer untuk segera menuju default button di dalam dialog box,


7) Melihat “buntut” pointer,


8) Menyembunyikan pointer ketika mengetik,


9) Memunculkan pointer saat tombol Ctrl ditekan, dan


10) Mengatur berapa baris yang akan digulung saat roda di mouse di putar.


d. Phone and Modem Options.


Bagian ini berfungsi untuk mengatur aturan dalam telepon dan modem yang terhubung pada port telepon.


e. Printer and Faxes.


Berfungsi untuk melihat Printer apa saja yang terpasang (terinstal) pada system anda, dan membantu anda untuk menambah Printer.


f. Scanner and Cameras.


Bila kita memiliki scanner, dan kamera yang terhubung pada windows, maka kita dapat mengatur perangkat itu melalui menu ini.


3. Network and Internet Connections.


a. Internet Options.


Kita dapat mengatur :


1) koneksi internet kita,


2) seberapa besar Cache yang kita gunakan,


3) Mengubah menu home page pada Ms. Internet Explorer,


4) Mengubah cara home page ditampilkan di tab,


5) Mengatur security / keamanan berinternet, dan


6) Mengatur privacy berinternet.


b. Network Setup Wizard.


Untuk membantu kita bila computer kita berjalan di dalam sebuah jaringan.


c. Network Connections.


Network Connections untuk menhubungkan computer kita dengan computer lain dalam jaringan ataupun menghubungkan computer kita dengan Internet.


d. Windows Firewall (Windows XP SP 1 keatas).


Seperti pada namanya, Windows Firewall berfungsi untuk mengatur Firewall pada Windows.


e. Wireless Network Setup Wizard.


Membantu kita dalam memasang jaringan nirkabel / wireless.


f. Mobile Me (Optional).


Mobile Me adalah Panel dari Apple Corp. yang memudahkan kita untuk menyimpan e-mail, file, kontak, foto, kalender, dalam sebuah “Cloud” secara online untuk memastikan PC, Mac, Iphone, atau IPod Touch tetap ter-update.


4. User Accounts.


a. Mails.


Untuk mengubah setingan akun e-mail pada Ms. Office Outlook.


b. Windows Card Space.


Mengatur kartu yang di sinkronisasi secara online antar sesame pengguna kartu dari windows.


c. User Accounts.


Untuk mengubah password, nama, jenis dari pengguna yang men-share computer kita.


5. Add or Remove Programs.


Sesuai namanya Add or Remove Programs berfungsi untuk menambah atau membuang program – program apa saja yang sudah tidak kita perlukan. Dapat juga kita menambah atau membuang komponen pada windows. Serta dapat mengubah default akses untuk program – program pihak ketiga.


6. Date, Time, Language, and Regional Options.


a. Date and Time.


Kita dapat mengatur tanggal dan waktu, serta Zona Waktu pada computer kita dengan panel ini.


b. Regional and Language Options.


Untuk mengubah Lokasi Regional, Bahasa, Penomoran, Waktu, Serta tanggal.


c. LClock (Optional).


Untuk mengatur konfigurasi dari L-Clock.


7. Sound, Speech, and Audio Devices.


a. Speech


Mengubah setingan dari text ke suara dan pengenalan suara.


b. Sound and Audio Device.


Mengubah tema suara dari windows, dan mengatur speaker, serta perangkat rekam yang terhubung di computer.


c. Realtek HD Sound Effect Manager (Optional).


Untuk mengatur control dari Sound Card.


d. XG Synth Driver (Optional).


Sebuah alat control dari Yamaha untuk mengatur synthesizer output Midi dan input Midi.


8. Accessibility Options.


Accessibility Options mengatur kemampuan computer untuk mendengar, melihat, dan mobilitasnya.


9. Performance and Maintenance.


a. Administrative Tools.


Mengatur administrasi pada computer kita.


b. Indexing Options.


Mengatur bagaimana file – file pada HardDisk akan di buatkan index sehingga mempunyai akses yang cepat saat membacanya.


c. Power Options.


Untuk mengatur penghematan energi pada computer kita.


d. Scheduled Tasks.


Menentukan perintah – perintah apa saja yang dapat dijalankan secara otomatis.


e. System.


Melihat informasi mengenai system computer anda, system restore, remote desktop, remote assistance, mengubah setingan pada hardware, performa computer dan update otomatis.


10. Security Center.


Untuk melihat bagaimana status pengamanan pada computer anda saat ini, serta mengakses setingan penting untuk mengamankan computer anda.


11. Menu yang tidak tampil saat tampilan group diaktifkan.


a. Add Hadrware.


Untuk membantu memasang perangkat keras baru dan membetulkannya.


b. Atheros NIC Configuration (Optional).


Mengatur, mengubah Wireless adapter dari Atheros. Diantaranya:


1) Membuat akses poin baru,


2) Membuat server wireless,


3) Menghubungkan ke Router Akses Poin, dsb.


c. Automatic Updates.


Mengatur cara windows mengupdate systemnya.


d. Bluetooth Configuration (Optional).


Untuk mengubah setingan dari Bluetooth seperti :


1) Nama computer,


2) Nama – nama perangkat yang di izinkan untuk mengakses Bluetooth kita,


3) Mengatur apakah Bluetooth akan mencari perangkat baru dalam kurun waktu tertentu,


4) Mengubah keamanan dari Bluetooth kita, dsb.


e. Fonts.


Berguna untuk melihat, menambah, menghapus jenis huruf (Fonts) pada computer kita.


f. Java ™ Control Panel (Optional).


Java ™ Control Panel terdiri dari :


1) Informasi mengenai Versi Java yang ada pada computer kita,


2) Pengaturan jaringan yang menggunakan program – program java,


3) Menu untuk update ke versi terbaru,


4) Mengatur JRE seting,


5) Keamanan Java ™, dsb.


g. Nero Burn Rights (Optional).


Untuk mengatur siapa saja yang dapat menggunakan fasilitas Nero Burn Rights (Defaul : Administrator)


h. Nero Image Drive (Optional).


Mengatur apakah Nero Image Drive akttif atau tidak, jika Nero Image Drive aktif, maka ia akan membuat satu lagi Drive CD baru sebagai DVD Virtual pada computer kita.


i. Install Shield Update Manager (Optional).


Untuk mengupdate Install shield computer kita dengan versi yang terbaru secara online.


j. Quick Time™ (Optional).


Untuk mengkonfigurasi Apple™ Quick Time™ Software.


1) Register, untuk mengetahui apakah QuickTime ™ yang anda gunakan adalah Quick Time™ yang teregister atau tidak,


2) Audio, mengatur setingan audio untuk Quick Time™ Movie,


3) Browser, Quick Time™ Player biasa disebut QuickTIme™ Browser, dan dapat mengatur apakah file yang dibuka langsung dijalankan atau menunggu instruksi dar pengguna untuk menjalankannya,


4) Update, untuk mengatur urusan update pada QuickTime™,


5) Streaming, untuk mengatur jaringan untuk video streaming,


6) FileTypes, untuk mengatur jenis file apa saja yang di handle ole QuickTime™.




Sekarang, mari kita lihat apa yang ada pada Windows Mobile 6.1 Standard.




https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgg1dgM8BfBk2E-C1V5tZg1jiNrEJuWsyDplEuS0e0seUQIpaYxugl73-ePMiqoDdn8gPJ6TLd0t5XTwYj73S6BZIwtoxt21iwWBPMUk1hLX1Ig8Nfw9fNaRSpu1gCBkLYFH0QY6_Cc8a8/s320/image003.png


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHVENBhVHvjdtwRI84d-64bfKekNvo1L1OUzC7S3hxUoXuU3ZJeIYWB_k8jkJ7DSBA3QUML_RczAzoDNvKmdrtmiZiyUd7gwI-pQf0GDKObMpEyjPqFDe0JlrfCoJFb6P23dQQbDFft3U/s320/image005.pnghttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjoPg2ps5j1oKDzQXOmOFMnRLNFQsoZdMkv0ScMZpa9uBGsNP6tRy3Wa82eqWDP0G_gOMvQRUX4wwPhndaApYGKQPfC798dDMjPg6HsLZ1aNQdYht8jC8QVP7uYTqnWrmgOjKx9GPedzmE/s320/image009.pnghttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjoPg2ps5j1oKDzQXOmOFMnRLNFQsoZdMkv0ScMZpa9uBGsNP6tRy3Wa82eqWDP0G_gOMvQRUX4wwPhndaApYGKQPfC798dDMjPg6HsLZ1aNQdYht8jC8QVP7uYTqnWrmgOjKx9GPedzmE/s320/image009.png






















https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWndcZ828Z-VelS6sUOgKFdBhozQylEgs6S599A_fvv9Ap1H0rYidsB1JRmc3InwYrh2wTKBOLraLATAn-4hai7zU0oNtDoaV4JRyxdU87DZSMPb9c8NfqZU6qmxdoRI3AfHPvlXAjm2I/s320/image011.png


1. Phone


Phone Setting dalam Windows Mobile berfungsi untuk mengatur hal – hal yang berkaitan dengan panggilan / calls diantaranya pengaturan mengenai Panggilan suara / Voice Calls, Video Calls, dan Own Number.


2. Sounds


Berfungsi untuk mengatur seluruh suara – suara di dalam Windows Mobile diantaranya:


a. Ring tone,


b. Notification,


c. System Sound,


d. Keypad tone,


e. DNSe.


3. Display


Display mengatur semua yang berhubungan dengan Home Screen, Home Screen adalah Tampilan Layar desktop pada Windows Mobile, bagian – bagia yang dapat diatur melalui setingan ini diantaranya :


a. Layout Screen,


b. Colour Scheme,


c. Background Image,


d. Time Out.


4. Profiles


Profile mengatur segala hal tentang bagaimana sifat Windows saat merespon sesuatu, pilihan profile ada beberapa yaitu:


a. Normal


b. Silent


c. Vibrate


d. Outdoor


e. Automatic


5. Date and Time


Date and Time mengatur Zona Waktu, Pengaturan Tanggal, Pengaturan Waktu, serta Update Zona Waktu secara otomatis.


6. Regional Settings


Regional Settings mengatur hal – hal yang berhubungan dengan bahasa yang digunakan oleh Windows, tempat, Cara penulisan Tanggal, Waktu, Angka, dan mata uang.


7. Connection


Seperti namanya, Connection Setting mengatur segala hal yang berhubungan dengan koneksi pada windows mobile diantaranya:


a. Wireless manager


b. Beam


c. Bluetooth


d. USB


e. Dial-Up


f. GPRS


g. Proxy


h. VPN


i. A-GPS Manager


j. Operator Settings


k. Domain Enrol


8. Security


Security pada windows mobile mengatur hal – hal yang berkaitan dengan system keamanan pada Windows Mobile yang diantaranya :


a. Device lock


b. Enable sim lock


c. Enable sim pin


d. Change Pin2


e. Certificates


f. Change bearing password


g. Change reset password


h. Reset


i. Mobile tracker


9. Setup email


Untuk mengatur setingan akun email anda, terlebih dahulu email anga harus mensupport IMAP4 atau POP3 email, untuk dapat menggunakannya.


10. Message ticker


Mengatur cara pesan ditampilkan secara baris – baris text pada layar monitor saat standby.


11. SMS sending options


Mengatur cara pengiriman SMS.


12. Managed programs


Mengatur program – program yang sudah di instal pada Windows.


13. Remove programs


Menghapus program – program yang ada pada windows, sebelum dihapus, program harus di install terlebih dahulu.


14. Power management


Kita dapat mengubah pengaturan Tenaga dari perangkat yang kita gunakan seperti pengaturan Battery, Lampu Latar, Display, dsb.


15. Owner information


Owner Information berisi mengenai informasi mengenai pemilik Handset.


16. Memory information


Berisi informasi mengenai banyaknya memory yang tersedia pada system.


17. Device name


Berisi pengaturan mengenai Nama hanset kita.


18. Accessibility


Berisi pengaturan mengenai :


a. Font size


b. Multi press time out


c. confirmation time out


d. In-call alert volume


19. About


Berisi mengenai seluruh system dalam Windows, termasuk versi Windows Mobile yang digunakan, momory yang tersedia pada Windows, Informasi Processor, Ram, ROM, Status Battery, Operatos yang digunakan, dsb.


20. Error reporting


Untuk mengatur apakah windows akan mengirim status error dari hanset anda kepada Microsoft.


21. Costumer Feedback


Berisi tentang Customer Feedback, costumer feedback maksudnya kita sebagai pengguna Windows Mobile akan dapat berpartisipasi dalam perkembangan Windows Mobile, segala keluhan dan saran yang kita berikan akan di tampung semua disini, bila dirasa relevan akan dijadikan referensi untuk mengupdate Windows Mobile dimasa depan.


22. Windows Update


Berisi informasi terakhir kali kita mengupdate windows dan pengaturan mengenai cara update windows apakah dilakukan secara otomatis atau secara manual.






Demikianlah apa - apa saja yang terdapat di dalam kontrol panel dalam dua buah sistem operasi Win XP dan Win Mo.




Symbian OS adalah sistem operasi tidak bebas yang dikembangkan dari Symbian Ltd. yang dirancang untuk digunakan peralatan bergerak untuk (mobile). Symbian OS sendiri bukanlah software yang sifatnya open source secara penuh karena meskipun terdapat ketersediaan API dan dokumentasinya, yang banyak membantu pihak pengembang aplikasi untuk membuat software yang berjalan di atas sistem operasi ini, dipublikasikan untuk umum tapi tidak untuk kode source sendiri. versi Symbian yang terbaru adalah Symbian v9.5s, namun nokia N series paling banyak menggunakan Symbian OS v9.1s. hanya N95 yang menggunakan Symbian OS v9.2s. Symbian juga memiliki versi lain seperti OS v6.1s, v7.0s, RV47 75, v8.OS.

sejarah perkembangan OS Symbian dimulai dari tahun 1980 berdiri perusahaan pengembang software PSion yang didirikan oleh David Potter. produk dari perusahaan tersebut diberi nama EPOC. sistem operasi ini lebih difokuskan pada penggunaanya di telepon bergerak. pada tahun 1998, terjadi sebuah kerjasama antara perusahaan Ericsson, Nokia, Motorola, dan PSION untuk mengeksplorasi lebih jauh kekonvergensian antara PDA dan telepon seluler yang diberi nama Symbian. pada tahun 2004 PSION menjual sahamnya dan hasil kerjasama ini menghasilkan EPOC release 5 yang kemudian dikenal dengan nama Symbian OS v5. Sistem operasi dari Symbian OS v5 itu sudah mulai mengintegrasikan kebutuhan implementasi aplikasi pada perangkat seperti PDA selain telepon seluler.

setelah hal diatas terjadi muncul perangkat baru yang dinamakan smart phone dan diikuti dengan munculnya versi-versi terbaru dari OS symbian hingga muncul OS yang bernama Symbian OS v6.0 yang lebih akrab disebut dengan ER6 yang merupakan versi pertama dari Symbian OS. sifat dari OS ini terbuka sehingga memungkinkan pengguna untuk menginstall perangkat lunak lain yang dikembangkan oleh para pembuat aplikasi. pada awal tahun 2005 muncul OS v9.1 dengan sistem pengamanan platform baru yang bernama capability-based security. Sistem keamanan ini membatasi hak akses dari perangkat lunak dalam hal pengaksesan API.

muncul juga Symbian OS v9.2 yang memberikan pembaruan teknologi bluetooth dan Symbian OS v9.3 yang menambahkan fasilitas wifi dan HSDPA sebagai bagian komponen standarnya.